Kalau dilihat dari jadwal dan tidak salah ingat, ini adalah hari terakhir hukuman kawalan. Hari terakhir nulis disediain tema yang detail dari Isma; panitia. Saya nggak tau nyebutinnya apa, kira-kira begitu. Sambil mengingat kembali harapan yang saya bayangkan semasa sekolah, juga terbesit tanya bagaimana jika sudah tidak ada tantangan menyebalkan ini? Akankah laman ini tetap ditulis olehku yang sejak dulu mendamba buku solo buah pikiranku sendiri? Atau hanya akan tersisa kenangan untuk masa depan; bahwa tulisanku seberantakan ini di masa lalu? Dipikir-pikir, sudah sejak SMP saya menulis. Memulai dengan menulis fanfiction berbentuk cerbung di catatan Facebook. Berhubung dulu akses internet tidak semudah sekarang, di hari biasa kutulis cerita-cerita konyol itu di buku tulis. Menghabiskan selusin buku yang sampai sekarang masih ada. (Seingatku beberapa bulan lalu sudah kuloakkan karena ingin membersihkan perpustakaan kamar juga takut kalau ibuku membaca tulisan alay anak...