30 Hari Ngeblog
Hari ke-1
Wake up in day one
Cheonarae achim
Lah, keterusan
nyanyi Given-Taken dong.
Sudah
lama nggak ngeblog, mmm ..., sejak kuliah mungkin ya? Beberapa kali
sempat nulis di blog yang aku sendiri nggak ingat sandinya. Memang, penyakit.
Lupa sudah seperti rutinitas yang tak pernah luput dari kebiasaan. Orang-orang
bilang itu penyakit. Menurutku, itu karena suka banget makan sekawanan jeroan
ayam terutama hatinya. Jadi, jangan heran kalau aku sering baper, soalnya
suka banget makan hati. Nggak deng, nggak gitu konsepnya.
Apa
yang ada di kepala, pertama kali membuka laman blog?
Tentu,
setelah login aku tidak tahu ingin menulis apa. Masih kosong. Kemudian
aku memutar otak sendiri, untuk apa aku ikut challange ini dengan
kondisi kerjaan bejibun belum lagi skripsi yang sudah bersawang tak kunjung
kelar. Ngomong-ngomong soal skripsi, sebenarnya teman-temanku nyaris semuanya
sudah sarjana bahkan ada yang sudah menikah. Bagaimana denganku? Jangankan
sarjana, skripsi saja nggak kelar. Jangankan menikah, gebetan saja tak punya. Wk
wk wk astaghfirullah. Maafkan aku Ya Allah, aku nggak minta gebetan, kok.
Sumpah,
kenapa berantakan begini tulisanku?
Ingin
...
Ingin
ku mengejar seribu bayangmu, namun apa daya tangan tak sampai. Memang benar apa
kata pepatah. Kalau jodoh tak lari kemana ... duhai kekasihku. Dipopulerkan
oleh SM*SH; boygroup asal Indonesia yang dulu sangat kuidolakan. Sekarang
sudah enggak, sudah beralih ke Enhypen.
Huaaaa...
Sepertinya
sampai di sini saja hari pertama kita. Aku kepikiran pengin bahas Covid-19 deh
kayaknya. Maafkan random paling menyebalkan di hari pertama ini.
Komentar
Posting Komentar